Kamis, 20 Agustus 2009

Terbiasa


Entah kenapa,
aku nyaman berbagi cerita denganmu.
Entah kenapa,
di hatiku selalu ada pengertian untukmu.
Kau egois, mau menang sendiri, kejam dan ucapanmu tajam.
Namun entah kenapa,
aku bisa terbiasa.
Entah kapan,
aku bisa menjelaskan fenomena ini.
Dan kamu bisa memahami.

Tak Berjudul (bukan 'Belum Ada Judul' kaya film b**u itu lho?!)

Lakukan apa yang engkau inginkan,
Tak ada yang bisa mencegahmu
Karena apapun yang engkau pikirkan
Tanpa perbuatan takkan jadi kenyataan
Dekaplah erat mimpi – mimpimu

Janganlah engkau ragukan
Ke mana ia kan membawamu
Sebab segala sesuatu akan
terbuka satu persatu bukan
karena waktu dan diammu

Berlarilah sejauh kau mampu karena cinta takkan menunggu
Berlarilah tanpa ragu karena dunia takkan menunggu
Bergegaslah secepatnya sebelum waktu mengganggu

Sambungkanlah tali kasihmu
Jangan biarkan rindu itu tertekan
Hampirilah saudara dan tetanggamu
Sapa mereka janganlah kau menunggu
Biarkanlah cinta berjalan

Karena dunia indah dengan senyummu
Bayarlah sedih dengan pelukan
Agar segala kesepianmu
Lenyap bagai debu
Mari tertawa bersama, habiskan waktu berharga, memberikan dunia alasan untuk ceria

Berlarilah sejauh kau mampu karena cinta takkan menunggu
Berlarilah tanpa ragu karena dunia takkan menunggu
Bergegaslah secepatnya sebelum waktu mengganggu

Kalau ada salah maaf memaafkan
Kalau dibantu berterima kasihlah
Kalau mendengarkan jangan setengah – setengah
Hadapi setiap masalah bergandengan tangan

Buka hatimu.

My Untold Story


Our story ends this way
I can’t even make you stay
I can’t even dare to say
Those words I meant to say.

Maybe it seems like I want only to play,
But if I may,
I wanna be with you every day.
Spending nights and walking in light,
Knowing with you, it will all be alright.

But it’s over now.
Our roads will part now.

Good bye,
with a smile.
My untold story.