Kamis, 10 November 2011

They say

They say
You prey on people's fear and insecurity
You caused war, and many bloodshed

They say
You are a nonexistent authority
you are only a myth waiting to be busted

And they will keep saying what they are saying
until they need a miracle
until they find seemingly insurmountable obstacle
until they are dire and on the verge of perish

Despite what they say
You will be called
they will pray for miracle to
You and any of those names they think represents
You.

Then, will they realize?

That whatever they say,

They say
Nothing

Rabu, 09 November 2011

Mengawasi Kelam

Kamu di situ
membawa sekantung roti,
pekatnya kopimu meratakan saraf2 hidungku.

sepertinya buruanmu mendekati
tanpa tahu ada mata memancang likunya.
ah, baju gelapmu adalah samaran sempurna
di gelap sehitam dosa malam ini.

Apakah dia melihat kilatan matamu?
Kamu yang menyamar di keramaian
memakai kulit manusia tanpa keluarbiasaan
seakan tajammu hanya semu
Tapi apa bisa haus darah tak terdeteksi sama sekali?



Kamu bersandar di tembok bata,
tak rata namun lelahmu tak memandang bulu, nyaman rasanya
tanganmu basah merah melunglai
bukan lelah, tapi gemetar puas.
nyawa orang itu sudah lepas
selepas kepalanya yang terkulai.
dan walau tertahan kau tertawa
di hitam malam tanpa bintang kejora

di saat tawamu habis
kau baru merasakannya
sepasang mata berkilat hitam
sekelebat kawat menjerat lehermu
dan hembusan dingin nafasku

Sekarang, saat dosamu terkonfirmasi
saatnya aku yang puas
dan tertawa

sambil kucat merah
kelamnya tanah di kuburanmu
dan sesamamu.

Terima kasih...

Korbanku